Apa itu Ilmu Qiraat?
Apa itu Ilmu Qiraat?
Diterbitkan : Sun, 18 August 2024
Penulis : admin
1704185305_Untitled-7

lmu qirā’āt adalah cabang ilmu Al-Qur’an yang membahas berbagai cara membaca Al-Qur’an yang sahih dan diriwayatkan secara mutawatir dari Nabi Muhammad ﷺ. Perbedaan bacaan dalam qirā’āt bukanlah perbedaan isi Al-Qur’an, melainkan variasi cara melafalkan huruf, harakat, bacaan panjang-pendek, atau bentuk kata, yang semuanya bersumber dari wahyu dan diajarkan langsung oleh Rasulullah ﷺ kepada para sahabat.

Ilmu ini menjaga keaslian bacaan Al-Qur’an sebagaimana diturunkan, sekaligus menunjukkan keluasan dan kemudahan Islam dalam membaca wahyu sesuai dengan dialek dan kebiasaan lisan bangsa Arab pada masa turunnya Al-Qur’an.

Ruang Lingkup Ilmu Qirā’āt

Ilmu qirā’āt mencakup pembahasan tentang imam-imam qirā’āt, para perawinya, kaidah bacaan yang mereka gunakan, serta syarat diterimanya suatu qirā’ah. Suatu bacaan Al-Qur’an dinilai sahih apabila memenuhi tiga syarat utama: sesuai dengan kaidah bahasa Arab, sesuai dengan rasm Mushaf Utsmani, dan memiliki sanad yang sahih serta mutawatir hingga Nabi ﷺ.

Contoh Perbedaan Qirā’āt

Salah satu contoh perbedaan qirā’āt terdapat dalam QS. Al-Fātiḥah ayat 4:

مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ

dan
مَلِكِ يَوْمِ الدِّينِ

Dalam qirā’ah Imam ‘Āṣim dan Al-Kisā’ī dibaca Māliki (Pemilik hari pembayaran), sementara dalam qirā’ah Imam Nāfi’, Ibnu Katsīr, dan Abu ‘Amr dibaca Maliki (Raja hari pembayaran). Kedua bacaan ini sahih dan saling melengkapi dalam menggambarkan keagungan Allah sebagai Pemilik sekaligus Raja pada hari berakhir.

Contoh lain terdapat dalam QS. Al-Baqarah ayat 184, pada lafaz يُطِيقُونَهُ dan يُطَوَّقُونَهُ , yang perbedaan bacaannya berimplikasi pada penjelasan hukum puasa bagi orang-orang tertentu. Melalui ilmu qirā’āt, perbedaan ini dapat dipahami secara ilmiah tanpa menimbulkan konflik.

Hikmah Mempelajari Ilmu Qirā’āt

Ilmu qirā’āt mengajarkan bahwa perbedaan bacaan Al-Qur’an adalah bagian dari rahmat dan kekayaan khazanah Islam. Ia membantu kaum muslimin membaca Al-Qur’an dengan benar, memahami keluasan makna ayat, serta menjaga kemurnian bacaan wahyu dari perubahan dan penyimpangan.

penutup

Dengan demikian, ilmu qirā’āt merupakan ilmu penting dalam kajian Al-Qur’an yang berfungsi menjaga otentisitas dan keberagaman bacaan yang bersumber dari Rasulullah ﷺ. Melalui ilmu ini, umat Islam dapat memahami bahwa perbedaan bacaan bukanlah sumber perpecahan, melainkan kekayaan ilmiah yang memperdalam pemahaman terhadap firman Allah.

 

Berita, Umum

Artikel Lainnya

Kegiatan Harian Sekolah Tafsir
KEGIATAN HARIAN 04.30Salat subuh berjamaah 05.00-06.00Setoran hafalan al-Quran/tahsin al-Quran06.00-07.00Sarapan pagi-persiapan sekolah07.00-13.00Sekolah 13.00-15.00Makan siang dilanjutkan istirahat siang15.00Salat Asar berjamaah15.30-17.00Jam...
Sun, 8 March 2026 | 7:59
Apa itu Sekolah Tafsir
1. Apa itu Sekolah Tafsir? Sekolah Tafsir adalah program kerjasama antara Ponpes Tahfiz Yassirlanadengan Yayasan Miftahul Huda untuk...
Sun, 8 March 2026 | 7:57
Pengaruh Al-Qur’an dalam Mengendalikan...
Manusia tersusun dari tiga unsur utama, yaitu akal, hati, dan jiwa (nafs). Akal menjadi dasar tanggung jawab agama,...
Sat, 7 February 2026 | 12:50
Apa itu Ushul Tafsir?
Ushul tafsir adalah ilmu yang membahas kaidah, prinsip, dan metode dasar yang digunakan untuk memahami dan menafsirkan Al-Qur’an...
Tue, 20 August 2024 | 7:04